Blog Archive
- 2010 (2)
-
2009
(23)
- Oktober(1)
- September(2)
- Juli(4)
- Juni(1)
- Mei(1)
- April(1)
- Februari(1)
-
Januari(12)
- PEMBENARAN DAN PENGHAKIMAN (MATIUS 7 : 21 – 23)
- Wawancara dengan Prof. Sahetapy
- Self-Referential Absurdity
- Kisah Kesetiaan Allah di Tengah-Tengah Ketidakseti...
- Professor Yang direkrut untuk Menjangkau Muslim Ma...
- “Intelligent Design: Ortodoksi Masa Lampau, Ajara...
- Kritik Gordon H. Clark terhadap Filsafat Thomas Aq...
- Kebodohan Jacko
- Tanggapan [Para Pemikir] Sekuler Terhadap Masalah ...
- Daftar Ringkas Kesalahan Bernalar/berlogika
- Cara Diksusi Sebagian Muslim
- Selamat Datang di Blognya Paijo
Blog Archive
-
►
2009
(23)
-
►
Januari
(12)
- PEMBENARAN DAN PENGHAKIMAN (MATIUS 7 : 21 – 23)
- Wawancara dengan Prof. Sahetapy
- Self-Referential Absurdity
- Kisah Kesetiaan Allah di Tengah-Tengah Ketidakseti...
- Professor Yang direkrut untuk Menjangkau Muslim Ma...
- “Intelligent Design: Ortodoksi Masa Lampau, Ajara...
- Kritik Gordon H. Clark terhadap Filsafat Thomas Aq...
- Kebodohan Jacko
- Tanggapan [Para Pemikir] Sekuler Terhadap Masalah ...
- Daftar Ringkas Kesalahan Bernalar/berlogika
- Cara Diksusi Sebagian Muslim
- Selamat Datang di Blognya Paijo
-
►
Januari
(12)
About Me
- Paijo Budi
- Aku adalah seorang Indonesia. Aku ingin di Indonesia orang bebas untuk mengemukakan pendapat dan mengemukakan pendapat yang diback up dengan argumen yang benar. Aku juga ingin orang Indonesia belajar bagaimana menilai setiap argumen yang dia dengar secara kritis. Mungkin tulisanku akan menyinggung perasaan orang. Tetapi aku akan mencoba tidak menyalahtafsirkan pendapat orang lain. Kalau aku tidak menyalahtafsirkan pandangan orang lain dan mengkritik orang lalu orang itu tersinggung, maka aku terbuka kalau dia menulis sesuatu yang menyinggung perasaanku selama yang dia tuliskan tidak menyalahtafsirkan pandanganku. Kemungkinan besar aku juga akan menterjemahkan tulisan orang lain yang aku pikir pantas dibagikan. Tetapi tidak berarti aku setuju 100 % dengan pandangan mereka. Anda boleh menanggapi semua postingan di sini. Aku juga akan menanggapi mereka yang kasih komentar di postinganku.
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
-
►
2009
(23)
-
►
Januari
(12)
- PEMBENARAN DAN PENGHAKIMAN (MATIUS 7 : 21 – 23)
- Wawancara dengan Prof. Sahetapy
- Self-Referential Absurdity
- Kisah Kesetiaan Allah di Tengah-Tengah Ketidakseti...
- Professor Yang direkrut untuk Menjangkau Muslim Ma...
- “Intelligent Design: Ortodoksi Masa Lampau, Ajara...
- Kritik Gordon H. Clark terhadap Filsafat Thomas Aq...
- Kebodohan Jacko
- Tanggapan [Para Pemikir] Sekuler Terhadap Masalah ...
- Daftar Ringkas Kesalahan Bernalar/berlogika
- Cara Diksusi Sebagian Muslim
- Selamat Datang di Blognya Paijo
-
►
Januari
(12)
Kamis, 18 Maret 2010
Penghiburan Kristen yang Sesungguhnya
Di bawah ini adalah kutipan Katekismus Heidelberg yang sangat memberi penghiburan bagi orang yang menyebut dirinya Kristen.
Pertanyaan 1.
Apakah satu-satunya penghiburan Saudara, baik pada masa hidup maupun pada waktu mati?
Jawaban:
Bahwa aku, dengan tubuh dan jiwaku, baik pada masa hidup maupun pada waktu mati (a), bukan milikku (b), melainkan milik Yesus Kristus, Juruselamatku yang setia (c). Dengan darah-Nya yang tak ternilai harganya Dia telah melunasi seluruh utang dosaku (d) dan melepaskan aku dari segala kuasa iblis (e). Dia juga memelihara aku (f), sehingga tidak sehelai rambut pun jatuh dari kepalaku di luar kehendak Bapa yang ada di sorga (g), bahkan segala sesuatu harus berguna untuk keselamatanku (h). Karena itu juga, oleh Roh-Nya yang Kudus, Dia memberiku kepastian mengenai hidup yang kekal (i), dan menjadikan aku sungguh-sungguh rela dan siap untuk selanjutnya mengabdi kepada-Nya (j)
Sumber: http://www.cprf.co.uk/languages/heidelberg_indonesian.htm
Pertanyaan 1.
Apakah satu-satunya penghiburan Saudara, baik pada masa hidup maupun pada waktu mati?
Jawaban:
Bahwa aku, dengan tubuh dan jiwaku, baik pada masa hidup maupun pada waktu mati (a), bukan milikku (b), melainkan milik Yesus Kristus, Juruselamatku yang setia (c). Dengan darah-Nya yang tak ternilai harganya Dia telah melunasi seluruh utang dosaku (d) dan melepaskan aku dari segala kuasa iblis (e). Dia juga memelihara aku (f), sehingga tidak sehelai rambut pun jatuh dari kepalaku di luar kehendak Bapa yang ada di sorga (g), bahkan segala sesuatu harus berguna untuk keselamatanku (h). Karena itu juga, oleh Roh-Nya yang Kudus, Dia memberiku kepastian mengenai hidup yang kekal (i), dan menjadikan aku sungguh-sungguh rela dan siap untuk selanjutnya mengabdi kepada-Nya (j)
Sumber: http://www.cprf.co.uk/lang